Tatkala..Ending Episode (Dalam Tasbih,Takbir dan tahmid dalam Jiwa yang baru-sang Penyanjung Cinta)

No replies
Sang Penyanjung...
Sang Penyanjung Cinta's picture
User offline. Last seen 11 weeks 6 days ago. Offline
Joined: 03/12/2009

Tatkala..

Lagi kubangkit berdiri dengan imanku,mencoba tersenyum lirih

Dengan hidup baruku,yang dihiasi sholawatku,dzikirku

Dan tentu pula airmataku yang senantiasa memelukku

Tatkala..

Hidupku hanya pengemis,pengemis sedekah cinta Tuhanku

Yang harus takut tak kebagian tempat dengan pengemis lain

Walau ku tau pasti sedekah-Nya cukup berlebihan dibagi denganku

Dan semua pengemis lainnya di dunia.

Tatkala..

Ku coba berlari,menatap dunia angkuh

Yang sebagian pengemis lain menghambanya

Memuja hartanya,lebih takut dengannya dibangding Tuhannya

Tatkala..

Aku kini berani bersuara,lantang sekali

Aku bangga karena Tuhanku dan airmataku disampingku

Kan kusampaikan pesan Tuhanku dan airmataku

Pada dunia yang angkuh.

Tatkala..

Pesan Tuhanku kegemakan dalam seling takbirku

Allahu akbar..Hai jiwa-jiwa yang bernafas

Apalagi yang kalian sombongkan selama Aku (Allah)

Beri kalian nafas,pakaian serta makanan

Kepintaran kalian,kecantikan atau ketampanan kalian

Tak akan mengubah pandangan-Ku (Allah)

Selama Ku (Allah) belum menemukan keikhlasan kalian

Dalam bersedekah,sujud,dan menangisi dosa kalian.

Tatkala..

Kusampaikan pesan airmataku pada airmata yang lain

Hai zat yang mengalir,temanilah hamba-hamba yang rindu berdzikir

Bertasbih cinta dengan Tuhannya

Dan hamba-hamba yang merasa gelisah dan takut

Jika Tuhannya tidak membalas amal sholeh mereka

Tatkala..

Pesanku kusampaikan pada tuhanku

Yaa Rooby..jadikanlah aku sekelompok ummat

Yang mencintai ummatmu hanya sekedarnya

Sehingga menjadikanku jauh lebih dalam mencintai-Mu dalam hela nafasku

Libatkan aku dalam percintaan suci-Mu yang termanis

Jadikanlah setiap rasa sakitku sebagai penawar dosaku pada-Mu

Sehingga menjadikanku hamba yang ikhlas tuk syahid dalam cinta-Mu

Yaa..Robby,sesungguhnya Engkaulah yang maha membolak-balikkan hatiku

Dalam percintaan dengan hamba-Mu yang lain

Tapi hamba memohon jangan kau bolak-balikkan hati hamba tuk ragu mencintai-Mu

Mencintai Dzat terkasih (yaa Rohman)

Yang tak kan pernah menyakitiku,selalu dekat denganku,bahkan lebih dekat

Dari nyawa yang melekat dalam ragaku

(Maha karya “sang penyanjung cinta)